Just another WordPress.com site

Banyak hal yang menyebabkan terjadinya pemborosan pada mobil salah satunya terganggunya sistem pengapian pada mobil. Pengaruh sistem ini sangat besar dalam menentukan boros tidaknya sebuah mobil. Jika percikan api kecil atau waktunya tidak tepat akan menyebakan sisa bahan bakar yang tak terbakar alias terbuang percuma, karena power yang dihasilkan oleh ledakan api kurang. Ada hal yang perlu anda periksa atau perbaiki untuk mengatasi hal seperti ini.

SPESIFIKASI PABRIK

Perlu pemeriksaan terhadap komponen pengapian, caranya beragam, bisa dengan oscilloscope dan multitester tapi paling gampang memakai cara yang kedua. Contohnya mengetahui kabel busi masih bagus atau gak dengan menempelkan jaru tester di kedua ujung kabel, stel pada satuan ohm. Semakin kecil nilai hambatannya makin baik kabel tersebut menghantarkan listrik. Trik lain adalah mendeteksi adanya kebocoran listrik di kabel busi dengan cara menyalakan mesin di ruang tertutup yang gelap, jika terlihat adanya loncatan bunga api berarti kabel bocor dan harus di ganti.

Untuk mengetahui ada percikan api atau gak dapat di lakukan dengan cara mencabut busi dan menempelkan dekat massa di ruang mesin kemudian lihat apinya ada atau tidak. Beberapa mesin yang masih pake platina bisa di periksa menggunakan dwell angle meter, karena dari gap yang terjadi dapat di konversikan ke derajat lebih tepat.

Langkah meng-upgrade kemampuan komponen pengapian sah-sah saja dilakukan tetapi jikan sistem pengapian lama masih bekerja sempurna lebih baik komponen standar di pertahankan, tetapi buat mobil-mobil lawas yang masih pake karburator dipersilahkan melakukan hal itu, karena mampu mengembalikan sistem pengapian seperti kondisi baru. Untuk mengetahuinya bisa di lihat dari gejala ngelitik, tarikan berat dan boros, dengan catatan komponen lain dalam keadaan yang baik.

Penggantian koil dan kabel busi nggak masalah mau menggunakan merk apa saja boleh karena kedua peranti ini lebih bersifat universal, berbeda dengan busi kalau mesin masih standar harus disesuaikan dengan spek pabrik.

Penggantian komponen sistem pengapian juga gak bisa dilakukan hanya sebagian, misalnya hanya koil atau kabel busi karna kalau koil besar kabel busi standar sama saja air lebih banyak tetapi selangnya tetap kecil sehingga air yang bisa di alirkan terhambat, akan lebih bagus jika dilakukan penggantian seluruhnya. Selamat mencoba.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: